Kolaborasi Pemkot,Pemprov percepat Pengembangan PPSB Kota Baru Manado

Admin
Admin
...

Kabarsulut.com - Ibukota Nyiur mendapatkan perhatian khusus dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menjadi salah satu dari dua daerah yang menjadi target dari Kementrian PUPR Skala Besar ( PPSB).

Khalawi Abdul Hamin sebagai Direktur Jendral Perumahan Kementrian PUPR mengatakan bahwa dalam kegiatan Hapernas beberapa minggu PPSB merupakan salah satu solusi untuk memenuhi perumahan bagi masyrakat guna untuk menutupi kekurangan kebutuhan atau biasa juga disebut backlog perumahan di Indonesia.

Dari total penduduk di Manado 532,953 jiwa, terdapat 53.511 unit backlog               ( kekurangan rumah). Perkembangan Kota Manado tidak dapat dipisahkan dari PPSB karena berdasarkan kajian yang di sampaikan kepala Bapelitbang Manado Liny Tambajong, dari 15.726 hektar luas wilayah Kota Manado, ada areal kota Baru yang meliputi seluruh kecamatan Mapanget seluas 5.160 hektar yang mewajibkan pengembang untuk melakukan pembangunan perumahan Masyarakat berpenghasiilan Rendah (MBR).

Tenaga ahli Subdit  Perencanaan Teknik Rumah dan Komersial Ditjen PErumahan Siti Hartati di ruang rapat Bapelitbang Manado (5/10) mengungkapkan beberapa persyaratan teknis dari PPSB antara lain yaitu lahan perumahan harus sudah dikuasai oleh pemngembang dan terbangun minimal 50% dari daya tampung, lebar jalan minimal 6 meter serta trase jalan yang terhubung dnegan jalan perkotaan eksisting.Harus ada pembebasan lahan sehingga jenis konstruksi jalan yang dapat dibantu adalah jalan aspal, jalan beton atau paving sebagai penyiapan badan jalan oleh pengembang atau pemda.

Sementara itu Direktur Rumah Umum dan Komersial Fitrah Nur, mengungkapakan dalam program PPSB Ditjen Perumahan akan memberikan stimulasi bantuan sesuai dengan Master Plan yang di ajukan Pemkot Manado.          " kita sudah jalan bantuan prasarana, sarana, Utilitas (PSU) dalam menompang PPSB terhadap pengembang perumahan untuk pembuat jalan di Perumahan GPI dan Manado Permai juga sudah masuk tahun sekarang" .

Jika kriteria teknis belum dilaksanakan dari pihak pemda maka perumahan umum dan komersil ini belum dapat di lakukan pihak Ditjen Perumahan PUPR, jadi sekarang untuk mencari akses jalan yang menghubungkan satu perumahan dengan perumahan lainnya pembebasan lahan harus dari pemda baik Pemkot atau Pemprov.

Selain itu beliau mengungkapkan nahwa selain PSU, yang msuk areal PPSB ini kita bisa bangun 1 atau kebih rusunawa dan sisanya kan bisa dilakukan lewat KPBU( Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha). Runningnya kapan tergantung dari  kesiapan Kota Manado dalam konsep konektivitas baik kesiapan lahan jalan dan fasilitas lainnya apakah dari Pemda,Pengembang atau tanah masyarakat nanti juga jika Pemkot sudah siap dengan kriteria yang kita sampaikan tadi, kita sudah bisa jalan tahun depan jika tidak kita akan mundur di tahun 2023 nanti.

Kementetian PUPR akan memberikan bantuan fisik, apabila ada keabsahan terhadap kepemilikan tanah. “Setelah semua masyarakat pemilik lahan itu clear and clear. Apakah tanah di luar kawasan perumahan milik masyarakat telah dibebaskan pemda dan sudah diserahkan ke kota untuk menjadi jalan umum atau nanti Pemkot yang akan membebaskan lahan masyarakat yang tidak masuk dalam kawasan perumahannya. Ataukah itu milik Pengembang dan diserahkan ke Pemda, ini harus ada surat serah terima Pengembang kepada Pemda,” tambah Hartarti.

Sementara itu Walikota Manado Adrei Angouw yang sempat hadir dalam rapat tersebut menyatakan kesiapannya dalam program PPSB di Kota Manado. “Kami bersyukur program ini datang ke Manado dan ini untuk menata Kota Manado. Siap tidak siap, kita harus siap untuk program PPSB,” ungkap Angouw.

Sementara itu dalam menyiasati pengadaan lahan Kota untuk program tersebut, Angouw menyebutkan bahwa Pengembang perlu berkontribusi untuk memfasilitasi program demi kesejahteraan Masyarakat. “40 persen lahan pengembang harus diberikan untuk Pemerintah yang akan dikelolah untuk dijadikan lahan terbuka hijau serta fasilitas umum lainnya seperti jalan, drainase serta lainnya. Harapannya, kegiatan ini secepatnya terwujud sehingga masyarakat lebih cepat menikmati,” kata Angouw.

Kota Manado

Admin

Media digital berita Indonesia dan dunia terbaru, dan terpercaya.